FORTIFIKASI VITAMIN A PADA MINYAK GORENG


FORTIFIKASI VITAMIN A PADA MINYAK GORENG

Latar Belakang

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang masih memiliki masalah kekurangan vitamin A pada penduduknya. Hasil survei nasional masalah KVA (Kekurangan Vitamin A) pada tahun 1992 menunjukkan adanya penurunan prevalensi KVA klinis dari 1.3% menjadi 0.3% dan masalah KVA pada tingkat subklinis (kadar serum retinol <20 mg/dL darah) di kalangan balita adalah sebesar 50%. Namun hasil survei skala kecil tahun 1999 mengindikasikan adanya peningkatan kasus KVA akibat krisis ekonomi dan kemiskinan. Apabila penanggulangannya tidak segera dilakukan maka risiko yang ditimbulkan akibat KVA, seperti kebutaan, penurunan imunitas, dan gangguan pertumbuhan sel akan terus meningkat. Fortifikasi pangan dianggap sebagai intervensi yang sangat efektif dalam meningkatkan status zat gizi mikro penduduk.

 

Tanaman kelapa sawit termasuk family Palmae, genus Elaesis dan spesies E. guinensis, yang berasal dari Afrika Barat dan tumbuh di daerah tropis. Bahan baku utama yang dipakai oleh perusahaan yang menghasilkan minyak goreng sawit adalah Crude Palm Oil (CPO). Salah satu alternatif penanganan vitamin A ini adalah fortifikasi vitamin A dari kelapa sawit, yang mengandung β-karoten (proviamin A) 7.29 mg/100 g. Minyak sawit dapat digunakan sebagai vehicle vitamin A karena memenuhi kriteria-kriteria tertentu.

Di Indonesia, kekurangan vitamin A masih menjadi masalah. Data menunjukkan sekitar sembilan juta balita dan satu juta perempuan Indonesia yang kekurangan vitamin ini. Vitamin A sebetulnya banyak terdapat dalam makanan di sekitar kita. Sumber vitamin A terdapat pada makanan seperti wortel, telur, susu, daging ayam, sayuran hijau, ubi, bayam, brokoli, mangga, dan tomat. Namun demikian berbagai kasus kekurangan vitamin A masih terjadi. Masih ada 30 juta balita dan anak-anak yang tidak mampu mendapat vitamin A dari sumber-sumber itu, terutama sumber hewani.

Fortifikasi minyak goreng merupakan salah satu cara yang efektif untuk menyediakan vitamin A bagi anak-anak dan balita, juga masyarakat menengah ke bawah. Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan beberapa mitra telah melakukan proyek percontohan fortifikasi vitamin A ke dalam minyak goreng di Makassar, dan hasilnya terbukti dapat meningkatkan kebutuhan vitamin A pada anak-anak usia sekolah.

Fortifikasi minyak goreng tidak berbahaya dan tidak akan menyebabkan keracunan karena bentuknya berupa liquid (cairan) serta sudah disesuaikan dengan standar yang berlaku. Dosis fortifikasi vit A pada minyak goreng sudah diperhitungkan secara internasional, yakni sekitar 15 (ppm), atau misalnya dalam 8 ton minyak hanya mengandung 0,5 Kg Vit A, berbeda dengan vitamin A yang berbentuk suplemen yang penggunaannya harus diatur serta tidak diperkenankan untuk dikonsumsi secara berlebihan.

Umumnya anak-anak di Indonesia, hanya mengkonsumsi sekitar 40 persen vitamin A yang berasal dari asupan makanan, sementara kebutuhan ideal per hari seharusnya sekitar 60 persen. Karena itu fortifikasi vitamin A pada minyak goreng merupakan suatu cara untuk memenuhi kebutuhan asupan vitamin tersebut, mengingat sekitar 70 persen masyarakat di Indonesia setiap harinya mengkonsumsi minyak goreng. Kekurangan vit A pada anak-anak masih merupakan masalah yang perlu diatasi, biasanya banyak terjadi pada anak di bawah usia lima tahun, yang akan mempengaruhi ketahanan tubuh.

Fortifikasi dapat menjadi salah satu cara untuk menanggulangi masalah ini. Sejak beberapa tahun lalu Depkes bersama KFI sudah melakukan penelitian fortifikasi vitamin A pada minyak goreng curah, yang terbukti dapat meningkatkan asupan vitamin A pada anak-anak dan juga balita.

Fortifikasi pada minyak goreng tidak berbahaya, juga tidak akan mengganggu pola makan yang dapat menyebabkan obesitas. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 25-30 persen kematian bayi dan balita disebabkan kekurangan vitamin A. Di Indonesia, sekitar 14,6 persen anak di atas usia 1 tahun mengalami kekurangan vitamin A dan berdampak pada penglihatan.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s