Otak memang Luar Biasa


Secara neurobiologis, otak manusia terdiri atas miliaran sel saraf atau neuron yang menyebar di keseluruhan otak manusia. Seperti yang dikemukakan oleh seorang neurolog, Gerald Edelman, pemenang hadiah nobel, dibutuhkan lebih dari 32 juta tahun untuk menghitung semua sinaps di dalam otak manusia dengan kecepatan satu sinaps per detik. Jika dipusatkan perhatian pada kemungkinan jumlah hubungan saraf di dalam otak, maka didapati jumlah yang sangat menakjubkan yaitu 10 diikuti sejuta angka nol. Setiap saraf otak itu saling berhubungan dan berkomunikasi melalui satu hubungan atau lebih. Walaupun demikian, setiap saraf yang ada dalam otak mempunyai tanggung jawab dan fungsi masing-masing. Misalnya, kegiatan membaca mengaktifkan area oksipital dan frontal. Mendengarkan musik dengan mata terpejam mengaktifkan area temporal, frontal dan serebelum.

Jika dilihat dari belahannya, otak manusia terdiri dari dua bagian, yaitu otak kanan dan otak kiri. Kedua otak inilah yang bertanggung jawab terhadap inteligensia sebab sejauh ini keduanya diketahui mempunyai fungsi-fungsi yang berkaitan erat terhadap kecerdasan manusia meskipun mempunyai wilayah yang berbeda.

Mungkin kecerdasan tertinggi dan bentuk terbaik dari pikiran yang kreatif adalah intuitif, yaitu kemampuan untuk menerima atau menyadari informasi yang tidak dapat diterima kelima indera manusia. Kemampuan ini sangat kuat pada anak-anak usia 4-7 tahun. Akan tetapi kemampuan ini sering kali ditekan dan dihentikan oleh orangtua yang memandangnya sebagai perilaku irrasional.

Pada dasarnya rangsangan yang masuk melalui indera, akan dipersepsikan (diartikan), kemudian secara selektif informasi tersebut disimpan. Proses penyimpanan ini melibatkan kedua belahan otak manusia. Di tingkat pre-kategorikal, informasi tertentu (spesifik) akan bertahan dalam waktu yang singkat (ingatan jangka pendek), begitu juga untuk informasi yang dilihat (visual) dan untuk informasi yang didengar (auditory). Ini merupakan bagian dari working memory. Di tingkat katagorikal, informasi secara kompetitif dipahami, kemudian menuju bagian otak tertentu sesuai jenis informasi yang masuk. Informasi kemudian disimpan dalam ingatan jangka panjang; dan dapat direproduksi serta dapat dipanggil kembali (retrieval) atau direcall (diingat atau dikenali).

Langkah-langkah proses informasi yang terjadi di working memori berupa pengenalan, kebermaknaan dan direkam dalam waktu yang singkat. Di ingatan jangka pendek (short term memory) akan menampung unit secara terbatas, informasi di-coding secara semantik (berdasarkan arti), berurutan dan untextuality.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s