Dahsyatnya Sang Pembawa Terang


Dahsyatnya Sang Pembawa Terang

(diajukkan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)

disusun oleh:

                                             Aprilia Fitri Yastuti                (0800564)

Euis Siti Rohani                     (0801358)

Rima Yulianti Nurastuti         (0807634)

Siti Sundari                            (044097)

Sudrajat Harris Abdulloh       (0807639)

 

 

 

 

 

JURUSAN PENDIDIKAN KIMIA

FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

2009

 

 


KATA PENGANTAR

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah swt. yang telah memberikan hidayah dan kekuatan-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini.

Makalah ini disusun sebagai salah satu tugas Mata Kuliah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yang wajib dipenuhi sebagai syarat kelulusan. Oleh karena itu, kami melakukan upaya untuk menyusun makalah ini. Makalah ini berjudul “Dahsyatnya Sang Pembawa Terang

Dalam makalah ini kami mencoba untuk mengkaji lebih dalam tentang pengertian, kegunaan dan dampak negatif dari unsur posfor dan bom posfor.

Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung kami dalam penyusunan makalah ini.

Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini dan untuk perbaikan di kemudian hari. Tak ada gading yang tak retak. Mudah-mudahan pembaca dapat memaklumi jika dalam penulisan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Kami berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kami khususnya dan bagi para pembaca pada umumnya.

 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

 

 

Bandung,   April 2009

 

   Penyusun

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………….. i

DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………….. ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah ……………………………………………………………………… 1

1.2 Rumusan Masalah ………………………………………………………………………………. 2

1.3 Tujuan ………………………………………………………………………………………………. 2

BAB II POSFOR SEBAGAI SENJATA KIMIA

2.1 Senjata Kimia …………………………………………………………………………………….. 3

2.1.1 Pengertian Senjata Kimia …………………………………………………………….. 3

2.1.2 Dampak Kandungan Zat-zat Dalam Senjata Kimia ………………………… 3

2.2 Posfor  ………………………………………………………………………………………………. 3

2.2.1 Pengertian Posfor ……………………………………………………………………….. 3

2.2.2 Sifat dan Karakteristik Posfor  …………………………………………………….. 4

2.2.3 Alotrop Posfor   …………………………………………………………………………. 4

2.2.4 Kegunaan Posfor Dalam Kehidupan …………………………………………….. 5

2.2.5 Damapak Negatif Posfor Bagi Kehidupan  ……………………………………. 5

2.3 Bom Posfor Putih ………………………………………………………………………………. 6

2.3.1 Pengertian Bom Posfor Putih ………………………………………………………  6

2.3.2 Cara Kerja Bom Posfor Putih ………………………………………………………. 6

2.3.3 Dampak Negatif Bom Posfor Putih Bagi Kehidupan………………………. 7

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan ……………………………………………………………………………………….. 8

3.2 Saran ………………………………………………………………………………………………… 8

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………………………. 9

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1              Latar Belakang Masalah

Saat ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) berlangsung sangat pesat. Berbagai alat teknologi pun diciptakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia agar menjadi lebih baik. Namun, pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) ini tidak hanya berdampak positif bagi kelangsungan hidup manusia, tapi juga penyalahgunaan yang salah justru dapat berdampak negatif. Misalnya saja dalam perkembangan pembuatan persenjataan.

Bermacam-macam alat persenjataan diciptakan oleh berbagai negara di dunia, khususnya negara maju., seperti alat tembak (senapan), alat transportasi perang (tank baja, pesawat tempur), peluru, senjata kimia (bom), dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan untuk menjaga pertahan dan keamanan negaranya.

Namun, penciptaan sejata ini disalahgunakan oleh negara-negara maju yang masih ingin menguasai negara lain yang memiliki berbagai kekayaan alam, khususnya negara yang  pertahanan dan keamanannya lemah. Misalnya saja yang sampai saat ini masih terjadi adalah peperangan antar negara palestina dan israel.

Intesitas serangan yang dilakukan oleh israel terhadap palestina semakin menggila saja. Rudal demi rudal terus menghantam wilayah palestina, di antaranya adalah bom posfor putih. Bom posfor putih ini merupakan senjata kimia. Senjata kimia adalah senjata yang memanfaatkan sifat racun senyawa kimia untuk membunuh, melukai, atau melumpuhkan musuh. Padahal penggunaan bom posfor putih ini sebagai senjata dilarang keras oleh Konvensi Jenewa, karena dapat mengakibatkan luka bakar yang serius bila mengenai manusia.

Bom berbahan dasar posfor putih ini menghasilkan panas yang sangat tinggi melalui reaksi kimia. Bom posfor putih ini bisa menyatu dengan bagian logam yang bersentuhan dengannya. Bom jenis ini adalah bom yang langsung membakar sasaran, baik manusia, pepohonan, atau benda lainnya. Manusia yang terkena posfor putih akan cacat bakar seumur hidup. Selain itu, bom ini dapat berdampak buruk pada lingkungan hidup, khususnya sumber-sumber air dan penggunan sumber air tersebut akan berakibat buruk bagi kesehatan manusia, khususya para ibu hamil. Karena bila sumber air tersebut terminum, zat-zat kimia beracun dalam bom posfor akan merusak gen-gen tubuh yang diperkirakan dapat melahirkan bayi yang cacat.

Oleh karena itu, kelompok kami sangat tertarik untuk membahas tentang bom posfor putih ini supaya dapat lebih memahami sifat dan karakteristik posfor putih, khusunya bom posfor putih, serta cara kerja racunnya pada tubuh manusia.

 

1.2              Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang msalah yang telah diuraikan di atas, maka permasalahan tersebut dapat diuraikan menjadi beberapa rumusan masalah, antara lain sebagai berikut.

v  apakah yang dimaksud dengan senjata kimia?

v  apakah yang dimaksud dengan posfor?

v  apakah yang dimaksud dengan posfor putih?

v  apakah yang dimaksud dengan bom posfor putih?

v  bagaimanakah sifat dan karakteristik bom posfor putih?

v  apakah bahaya yang diakibatkan oleh bom posfor putih?

 

1.3              Tujuan

Berdasarkan permasalahan yang telah dirumuskan, maka secara rinci tujuan dalam makalah ini adalah sebagai berikut.

v  untuk memberikan informasi tentang bom posfor putih.

v  untuk mengetahui dampak bom posfor putih.

 

 

 

 

BAB II

BOM POSFOR SEBAGAI SENJATA KIMIA 

 

2.1        Senjata Kimia

2.1.1        Pengertian Senjata Kimia

Senjata kimia adalah senjata yang memanfaatkan sifat racun senyawa kimia untuk membunuh, melukai, atau melumpuhkan musuh. Penggunaan senjata kimia berbeda dengan senjata konvensional dan senjata nuklir karena efek merusak senjata kimia terutama bukan disebabkan daya ledaknya, tetapi karena komposisi penyusunnya yang terdiri dari bahan-bahan kimia beracun, misalnya posfor putih. Padahal Konvensi Jenewa telah melarang penggunaan posfor sebagai senjata ofensif, namun menggunakannya sebagai layar penghalau pandangan tidak dilarang dalam hukum internasional. Meski telah ditetapkan oleh Konvensi Jenewa, bahan kimia ini berkali-kali tetap digunakan.

 

2.1.2        Dampak Kandungan Zat-Zat Dalam Senjata Kimia

Senjata kimia terbuat dari berbagai macam zat kimia beracun, khususnya bahan kimia posfor begitu cepat bereaksi ketika kontak dengan oksigen dan mengeluarkan percikan api orange tua. Zat-zat tersebut dapat berakibat fatal bagi tubuh kita di antaranya:

a)      mempengaruhi permukaan tubuh yang terkena senyawa kimia.

b)      merusak sistem syaraf korban.

 

2.2        Posfor

2.2.1        Pengertian Posfor

Unsur ini ditemukan oleh Hannig Brand pada tahun 1669 di Hamburg, Jerman. Beliau menemukan unsur ini dengan cara menyuling air urin melalui proses penguapan sebanyak 50 ember air urin. Nama posfor berasal dari bahasa latin Phosphoros yang berarti pembawa terang karena keunikannya dapat bercahaya dalam gelap. Posfor adalah  unsur kimia yang memiliki lambang P dengan nomor atom 15. Dalam sistem periodik, Posfor berada pada golongan VA dan perioda ke-3.

 

2.2.2        Sifat dan Karakteristik Posfor

Berdasarkan sifatnya posfor memiliki sifat fisik dan sifat kimia, yaitu:

a)      Sifat fisik

Fase                            : padat

Massa jenis                 : 1,823 g/cm³ (Posfor putih)

Massa jenis                 : 2,34 g/cm³ (Posfor merah)

Massa jenis                 : 2,69 g/cm³ (Posfor hitam)

Titik lebur                   : 317,3 K (44,2 °C, 111,6 °F) (Posfor putih)

Titik didih                  : 550 K (277 °C, 531 °F)

Kalor peleburan          : 0,66 kJ/mol (Posfor putih)

Kalor penguapan        : 12,4 kJ/mol

Kapasitas kalor           : (25 °C) 23,824 J/(mol·K) (Posfor putih)

 

b)     Sifat kimia

Secara umum posfor membentuk padatan putih yang lengket dengan bau yang tak sedap, tetapi dalam keadaan murni menjadi tak bewarna dan transparan. Posfor merupakan unsur non logam yang tidak larut dalam air, tetapi larut dalam karbon disulfida. Posfor murni dapat terbakar secara spontan di udara membentuk posfor pentoksida.

 

2.2.3        Alotrop Posfor

Posfor memiliki beberapa bentuk alotrop diantaranya adalah posfor merah, posfor putih dan posfor hitam.

a)      Posfor putih

Posfor putih bersifat lunak, memiliki titik leleh rendah dan terkadang berwarna kekuning-kuningan sehingga sering disebut sebagai posfor kuning. Posfor putih sangat reaktif dan beracun. Posfor putih terbakar ketika bersentuhan dengan udara dan dapat berubah menjadi posfor merah ketika terkena panas atau cahaya. Posfor putih juga dapat berada dalam keadaan alfa dan beta yang dipisahkan oleh suhu transisi -3,8 °C.

 

b)     Posfor merah

Posfor merah kurang reaktif dibandingkan posfor putih (lebih stabil) dan relatif tidak beracun serta menyublim pada 170 °C pada tekanan uap 1 atm, tetapi dapat terbakar akibat tumbukan atau gesekan posfor hitam, mirip dengan grafit. Posfor ini dapat dibuat dengan memanaskan posfor putih pada tekanan tinggi.

 

c)      Posfor hitam

Posfor hitam tidak stabil dan pada pemanasan 550 °C berubah menjadi posfor merah. Alotrop Posfor hitam mempunyai struktur seperti grafit, dengan atom-atom tersusun dalam lapisan-lapisan heksagonal yang dapat menghantarkan arus listrik.

 

2.2.4        Kegunaan Posfor Dalam Kehidupan

Dalam kehidupan kita, posfor memiliki banyak kegunaan, di antaranya untuk:

v  pembuatan pupuk;

v  pembuatan bahan peledak;

v  pembuatan korek api dan kembang api;

v  bahan pembuatan pestisida;

v  bahan detergen dan odol;

v  pembuatan mainan;

v  sumber lampu radioaktif;

v  LED warna putih;

v  bahan cathode ray tubes;

v  bahan lampu fluorescent.

 

2.2.5        Dampak Negatif Posfor Bagi Kehidupan

Posfor putih memiliki efek yang sangat besar jika masuk ke dalam tubuh. Serbuk ini mudah menempel pada kulit dan mudah tersulut. Serbuk yang mudah membakar kulit manusia itu efektif digunakan pada material lain seperti minyak atau bahan bakar. Posfor juga dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal dan hati. Diperkirakan penyebab kerusakan-kerusakan tersebut adalah masuknya inorganik posfor ke dalam peredaran darah. Luka bakar yang diakibatkan posfor terkenal sangat mematikan serta dapat mengakibatkan tubuh keracunan. Jika masuk ke dalam tubuh, posfor menempel pada jaringan otot dan terakumulasi pada hati dan ginjal, yang akhirnya dapat mengakibatkan gagalnya fungsi organ vital ini.

Orang yang keracunan posfor putih akan menderita sakit kepala intensif serta muntah-muntah. Kulit yang terkena oleh posfor juga akan mengalami lesi yaitu keadaan dimana jaringan tubuh mengalami keabnormalan. Lesi ini bisa meluas sampai seluruh posfor diserap tubuh atau hingga area di sekitar lesi ini kehabisan oksigen. Pasien akan merasa kesakitan jika berendam di air dingin. Luka akan membentuk jaringan nekrotik berwarna kekuningan, berbau seperti bawang putih dan bersinar dalam kondisi gelap (posfor bisa menyala dalam gelap). Selain itu, posfor putih juga dapat mengganggu optik inframerah ataupun senjata pelacak, misalnya misil anti tank.

 

2.3        Bom Posfor Putih

2.3.1        Pengertian Bom Posfor

Bom posfor adalah bom yang menggunakan bahan dasar posfor. Jenis posfor yang digunakan adalah posfor putih, salah satu jenis unsur yang bersifat sangat reaktif dan memiliki tingkat bahaya yang sangat tinggi. Posfor putih merupakan jenis yang paling reaktif dibandingkan jenis-jenis posfor lainnya, kereaktifannya sangat tinggi khususnya terhadap oksigen sehingga pertemuan kedua unsur ini akan segera menyebabkan reaksi diantara keduanya. Reaksi tersebut ditandai dengan adanya asap berwarna putih dan cahaya berwarna kuning kemerahan.

 

2.3.2        Cara Kerja Bom Posfor Putih

Dalam penggunaannya, posfor putih dipampatkan dalam selongsong yang ditembakkan dengan menggunakan pelontar 105-155 milimeter. Proyektil yang digunakan bisanya diberi kode M110 / M110A1. Ketika bom posfor dijatuhkan dari ketinggian tertentu, bom ini akan menyebar di udara dan membentuk asap putih tipis yang menyerupai tentakel. Lalu bom posfor akan membentuk awan putih yang menyebar kurang lebih seluas lapangan bola atau sama dengan kerusakan yang ditimbulkan bom nuklir. Gumpalan posfor yang keluar dari pusat ledakan akan langsung bereaksi dengan oksigen yang terkandung dalam udara. Udara yang terbakar oleh posfor putih dapat mencapai diameter 125 hingga 250 meter, bergantung pada ketinggian ledakan.

 

2.3.3        Dampak Negatif Bom Posfor Putih Bagi Kehidupan

Asap ledakan bom posfor dapat menyebabkan kebutaan dapat juga membuat tubuh melepuh dan menimbulkan rasa sesak pada tenggorokan serta paru-paru, karena dalam bentuk ini posfor juga akan terus bekerja membakar tubuh korbannya. Gumpalan posfor yang terbakar dapat menyebabkan luka bakar yang serius, karena  bahan-bahan dalam bom yang di bakar akan menghasilkan suhu yang tinggi. Bom posfor juga dapat menyebabkan trauma yang bersifat toksik dan dapat menyebabkan kematian walaupun luka bakar yang diderita korban hanya sedikit.

Bom posfor memiliki sifat utama membakar dan mudah menempel pada kulit serta mudah tersulut. Lebih mengerikan lagi, posfor dapat terbakar saat menempel pada tubuh manusia, bahkan saat memasuki tubuh. Bahan ini apabila mengenai kulit akan membakar habis kulit dan akan menembus tulang manusia.  Dalam kadar yang sedikit, kulit manusia akan berwarna merah dan akhirnya kering, serta secara otomatis indera perasa dan peraba kulit manusia akan hancur.

Sifat daya bakarnya yang tinggi akan membakar apa pun hingga semuanya habis terbakar. Bisa kita bayangkan apabila bahan ini mengenai penderita, maka akan sulit untuk disembuhkan. Bahkan kemungkinan untuk menjadi cacat seumur hidup akan semakin tinggi prosentasinya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

3.1  Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa senjata kimia adalah senjata yang memanfaatkan sifat racun senyawa kimia  untuk membunuh, melukai, atau melumpuhkan musuh. Salah satu bahan kimia yang digunakan sebagai senjata adalah posfor.

Posfor adalah unsur yang sangat reaktif, berupa non logam, bervalensi banyak, dan termasuk golongan VA. Posfor yang digunakan dalam pembuatan senjata adalah posfor putih, yaitu posfor dengan sifat kereaktifan paling tinggi dan memiliki daya toksik paling tinggi.

Bom posfor adalah bom yang menggunakan bahan dasar posfor. Jenis posfor yang digunakan adalah posfor putih, salah satu jenis unsur yang bersifat sangat reaktif dan memiliki tingkat bahaya yang sangat tinggi. Bom posfor memiliki sifat utama membakar dan mudah menempel pada kulit serta mudah tersulut. Posfor dapat terbakar saat menempel pada tubuh manusia, bahkan saat memasuki tubuh.

 

3.2  Saran

Posfor sebenarnya memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia, tetapi penyalahgunaan yang salah justru dapat merugikan banyak mahluk hidup dan lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, dibutuhkan aturan yang jelas dan tegas dalam penggunaannya.

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Anonim. (Tanpa tahun). Bom Posfor, Horor Kejahatan Israel. [Online]. Tersedia: http://sketsamaya.blogspot.com [22 Maret 2009]

Anonim. (Tanpa tahun). Bom Posfor Israel Serang timur Khan Yunis. [Online].

Tersedia: http://sabili.co.id [ 22 Maret 2009]

Anonim. (2009). Bom Posfor, Bayi-Bayi Palestina Cacat Fisik. [Online]. Tersedia: http://Home dakta107FM.htm [22 Maret 2009]

Ramitha, Vina. (2009). Lagi, Bom Posfor Putih Selimuti Gaza. [Online]. Tersedia:                         http://INILAH.com [22 Maret 2009]

Sumahamijaya, Inra. (2009). 100 Tahun Senjata Kimia. [Online]. Tersedia: http://majarimagazine.com/2009/03/100-tahun-senjata-kimia/ yang direkam pada 23 Mar 2009 04:05:16 GMT [23 Maret 2009]

Anonim. (2009). Senjata Kimia. [Online]. Tersedia: http://id.wikipedia.org/wiki/Senjata_kimia. yang direkam pada 26 Mar 2009 04:04:20 GMT.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s